tipe trader forex

Ini Dia 4 Tipe Trader Forex Populer, Anda Tipe yang Mana?

Selain mengetahui seluk beluk soal forex sebelum mulai berinvestasi valuta asing itu, Anda juga perlu paham bahwa ternyata ada banyak tipe trader forex yang ada di pasar foreign exchange tersebut. Masing-masing memiliki karakter sendiri dan plus minus. Anda mau jadi yang mana?

Bukan sekedar membeli valuta asing saja, seorang trader juga perlu persiapan sebelum “berperang” supaya bisa dapat cuan lebih banyak. Ternyata, dari riset independen yang dilakukan oleh berbagai pihak terbukti ada banyak tipe trader forex yang muncul di permukaan pasar forex. Bukan saja di Indonesia namun juga di dunia.

tipe trader forex
Tipe trader forex

4 Tipe Trader forex Populer

Setidaknya ada empat tipe trader forex yang dikategorikan berdasarkan beberapa faktor. Mulai dari target investasinya, profil resiko si trder itu sendiri, durasi frekuensi mengikuti trading, dan masih banyak lagi.

Perbedaan jenis ini juga diidentifikasi muncul karena adalah karakter trader yang berbeda begitu juga dengan kondisinya masing-masing. Mau tahu apa saja tipe trader forex tersebut?

1. Trader Posisi

Merupakan tipe trader forex jangka panjang, bisa menahan transaksi hingga beberapa minggu bahkan bulan. Mereka berpatokan pada banyak hal, diantaranya analisis jenis fundamental dari valuta asing jangka panjang serta fakta di bidang ekonomi dan berhubungan langsung dengan valuta asing pilihan mereka.

Baca Juga :  Ingin Membuka Usaha Kuliner? Pastikan Anda Memiliki Visi Misi Usaha makanan Seperti di Bawah Ini

Ini adalah tipe dengan target profit menggiurkan karena bisa mencapai 500 pips. Biasanya para trader berasal dari kalangan pekerja dan sejenisnya yang tidak punya waktu banyak memantau pasar.

Keunggulan menjadi tipe trader forex ini adalah, bisa lebih fokus melakukan berbagai aktivitas lain tanpa harus berkutat mencari informasi pasar trading sepanjang waktu. Selain itu, biaya transaksi tentu lebih rendah karena transaksi dilakukan sekali dalam jangka waktu cukup lama.

Soal cuan, juga akan lebih tinggi didapat namun memang butuh kesabaran ekstra karena baru bisa didapat ketika Anda mengecek posisi investasi secara berkala. Jika mau cuan lebih banyak tentu perlu analisis lanjutan dan waktu menunggu transaksi terbaik yang juga lebih panjang.

tipe trader forex
Tipe trader forex

2. Trader Swing

Yang kedua adalah tipe trader forex yang memilih berinvestasi dengan menahan posisi transaksi dalam jangka waktu cukup lama, biasanya maksimal satu minggu. Mereka ini adalah para pengusaha atau orang dengan aktivitas penuh waktu, tidak memiliki waktu banyak untuk melakukan pemantauan pasar secara signifikan setiap hari.

Target cuan yang ingin didapatkan oleh tipe trader forex ini antara 50 pips sampai 150 pips, cukup tinggi sejalan dengan grafik transaksi yang dipantai biasanya sekali satu jam atau empat jam.

Biasanya para trader ini tidak akan dipengaruhi oleh volalitas dari valuta yang dimiliki, mereka cenderung fokus pada trend yang akan terjadi selama masa investasi mereka yaitu sekitar seminggu. Nanti, di akhir minggu barulah mereka akan membuat keputusan transaksi berikutnya untuk rentang waktu seminggu ke depan.

Jika ingin mendapatkan resiko minim dari investasi forex, menjadi tipe trader forex swing adalah pilihan, karena berkiblat pada investasi menengah hingga panjang. Selain itu, akan sangat menghemat waktu karena mereka tidak perlu melakukan pengecekan kondisi pasar secara rutin yang akan mengganggu kesibukan sehari-hari.

Baca Juga :  Jual Pulsa Tanpa Modal Beserta Tips Suksesnya untuk Pemula

3. Trader Harian

Dikenal juga dengan nama day trader. Dimana tipe trader forex akan melakukan banyak transaksi dalam satu hari. Biasanya mereka akan melakukan banyak transaksi dari awal perdagangan sampai batas waktu tutupnya pasar forex, terlepas dari laba atau rugi yang akan diterimanya.

Trader dengan tipe ini, lebih nyaman kalau dia melakukan transaksi di akhir hari, sehingga dia akan merasa tenang dengan hasilnya ketimbang harus mendapatkan surprise besok hari dan menerima berita yang tidak mengenakkan soal investasinya.

Biasanya pada day trader akan membuat target untung dari 20 pips sampai maksimal 40 pips. Hal ini akan sangat berhubungan dengan pair valuta yang dibeli dan akan dijual nanti.

Para trader ini akan sangat bergantung dan antusias dengan berita soal ekonomi, terutama yang berhubungan dengan pergerakan pasar. Sehingga memicunya untuk melakukan aktivitas trading dengan strategi yang sudah dipersiapkan.

Mereka yang masuk tipe trader forex ini juga akan selalu melihat gerakan harga pasar pada pilihan dua chart, pertama yang berdurasi 15 menit atau yang mencapai 30 menit sebagai bahan pertimbangan sebelum eksekusi transaksi.

4. Trader Scalper

Kalau tipe trader forex yang satu ini punya ciri khas penggunaan teknik yang disebut scalping. Mereka biasaya akan melakukan transaksi dengan sangat cepat, menggunakan kesempatan hold hanya dalam hitungan detik dan maksimal menit.

Kemudian nilai investasi yang digelontorkan juga tidak terlalu banyak, sehingga laba yang ditargetkan juga sedikit. biasanya dalam enam puluh menit saja mereka akan melakukan open and close position sangat sering jika dibandingkan tipe lain.

Tipe ini biasanya adalah para trader yang punya waktu luang banyak, untuk melakukan pengecekan kontinu nilai fluktuasi forex mereka. Mereka sangat peka dengan pergerakan harga yang berubah secara dinamis.

Baca Juga :  Butuh Pinjaman Proses Cair Cepat, Ini Dia Aplikasi Pinjaman Online Bunga Rendah Terpercaya, Sudah Diawasi OJK

Jika Anda adalah salah satu tipe trader forex scalper, penting untuk memasang strategi leverage tinggi supaya cuan yang didapat bisa lebih besar. kemudian pastikan juga spread  pada dua mata uang yang dipilih tidak jauh. ini akan membantu meminimalisir resiko rugi.

tipe trader forex
Tipe trader forex

Tanya Jawab Seputar Tipe Trader Forex

Apa yang dimaksud dengan tipe trader forex?

Tipe trader forex merujuk pada gaya atau strategi perdagangan yang diterapkan oleh seorang individu dalam pasar valuta asing (forex).

Apa perbedaan antara tipe trader scalper dan tipe trader swing?

Trader scalper cenderung membuka dan menutup posisi perdagangan dalam waktu singkat, sering kali hanya beberapa menit, sementara trader swing memegang posisi mereka untuk jangka waktu yang lebih lama, biasanya beberapa hari hingga beberapa minggu.

Bagaimana cara menentukan tipe trader forex yang sesuai dengan saya?

Anda dapat menentukan tipe trader forex yang sesuai dengan menganalisis waktu yang Anda miliki untuk trading, tingkat toleransi risiko, dan preferensi strategi perdagangan.

Apakah ada tipe trader forex lain selain scalper dan swing trader?

Ya, ada berbagai tipe trader forex lainnya seperti trader harian (day trader), trader posisi (position trader), dan trader algoritmik (algorithmic trader), yang masing-masing memiliki pendekatan dan strategi perdagangan yang berbeda.

Apa keuntungan dan kerugian menjadi seorang scalper dalam trading forex?

Keuntungan menjadi scalper adalah kemampuannya untuk memanfaatkan pergerakan harga kecil dalam waktu singkat. Namun, scalping memerlukan pemantauan pasar yang intensif dan memerlukan fokus yang tinggi. Kerugian potensial termasuk biaya transaksi yang tinggi dan risiko kehilangan modal jika tidak dikelola dengan baik.

Setiap tipe trader forex memiliki keunggulannya masing-masing, jika Anda mau fokus menjadi salah satunya tentu harus siap juga dengan segala konsekuensi investasi yang akan berlaku. Namun dibalik semua itu, pemahaman soal forex, analisis, hingga semua hal terkait forex harus sudah maksimal terlebih dahulu sebelum memulai investasi. Mau mulai investasi sekarang?