inovasi bisnis di masa pandemi

9 Strategi Inovasi Bisnis Di Masa Pandemi Untuk Mengakali Krisis

Pada bulan Oktober tahun 2020 Thai Airways menyatakan dirinya bangkrut dikarenakan pandemi yang tengah terjadi. Dan sebagai inovasi bisnis di masa pandemi, mereka langsung banting stir Pivot mengubah bisnisnya jadi jualan roti goreng atau odading sebutannya di Thailand sana. Konon katanya waralabanya jadi sukses besar. Di Australia maskapai penerbangan Qantas juga tidak mau kalah ternyata, mereka membuat program khusus jalan-jalan naik pesawat atau sightseeing dimana anda bisa terbang dari satu bandara di Australia sana dengan pesawat muter-muter dan balik ke bandara yang sama.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

Di Singapore, Singapore Airlines juga ternyata tidak mau kalah, mereka mengubah pesawat mereka Boeing A380 yang sedang parkir di Bandara Changi sebagai pop-up Restoran dimana anda bisa memesan tempat dan menikmati makanan yang disediakan di sana. Harganya nggak murah tetapi dalam waktu 30 menit saja semuanya terbooking habis. Nah itu adalah sebagian kecil dari taktik yang dilakukan teman-teman di industri penerbangan untuk mengakali krisis yang terjadi.

Pertanyaannya bagaimana dengan perusahaan anda? Bagaimana strategi inovasi bisnis di masa pandemi anda mengakali krisis yang terjadi di industri anda? Nah seputar kerja akan berbagi 9 taktik inovatif yang bisa anda gunakan untuk mengakali krisis. Kami juga akan berikan contoh kongkritnya di Indonesia. Yuk langsung saja kita bahas di artikel berikut ini!

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

Strategi Inovasi Di Masa Pandemi

Jadi apa 9 strategi inovasi bisnis di masa pandemi sebagai inovasi usaha yang bisa dilakukan untuk mengakali krisis? Ada 9 dan terus terang yang paling menarik dan favorit adalah yang ke-9 karena menurut kami paling radikal.

1. Ikuti perubahan perilaku pelanggan

Kita mulai dari taktik yang pertama sebagai inovasi bisnis di masa pandemi yaitu ikuti perubahan perilaku dari pelanggan. Yang namanya pelanggan itu manusia dan ketika dalam kondisi krisis apalagi pandemi pasti preferensi kebutuhannya juga berubah. Contohnya ketika masa pandemi ini orang akan cenderung tidak keluar dari rumah dan membatasi diri sehingga apa yang terjadi di industri otomotif khususnya dalam case ini yaitu Astra Otoparts. Mereka menyadari bahwa pelanggan mereka yang biasanya pergi ke bengkel untuk menservis motornya itu tidak lagi datang dan drastis penurunannya.

Maka mereka kemudian menyadari bahwa kebutuhannya masih ada hanya ada kendala dari customernya. Maka inisiatif mereka adalah mereka benar-benar full invest di home service. Dimana teknisi mereka maupun montir mereka yang datang ke rumah-rumah pelanggannya untuk melakukan servis kendaraan bermotornya. Seperti untuk mengganti aki, ganti oli dan lain sebagainya. Dan ternyata keputusan itu pun berbuah manis bahkan di masa pandemi.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

2. Inovasi usaha identifikasi peluang baru

Taktik yang kedua adalah kita perlu mengidentifikasi peluang baru yang terbuka. Dimana ada satu pintu tertutup maka ada pintu lain terbuka dan kita harus temukan pintu yang terbuka itu. Contohnya kembali di industri otomotif hanya kali ini tentang jual beli otomotifnya. Penjualan mobil baru di masa pandemi itu turun drastis, wajar karena orang tidak punya alasan untuk beli mobil baru. Mereka tidak kemana-mana juga kok dan kalaupun mereka punya uang mereka mau menyimpan uang itu saja untuk jaga-jaga ditengah situasi yang tidak pasti.

Baca Juga :  Squid Game, Game Theory Dan Ilusi Persaingan Bisnis

Namun OLX Auto melakukan survei dan menemukan ternyata penjualan mobil bekas itu malah naik khususnya pasca PSBB dan akhirnya merekapun genjot bisnis ini secara signifikan. Bahkan mereka membuat sebuah aplikasi digital untuk memudahkan calon pembeli itu untuk memilih mobilnya, kemudian mengecek mobilnya sampai ada transaksinya pun terjadi di aplikasi itu. Dan kebetulan mereka menemukan bahwa saat itu pemain lain itu tidak ada yang bermain di aspek digital ini. Kenapa? Karena mereka merasa terlalu ribet, kompleks dan pembayarannya pun mundur terlalu lama. Ini justru jadi peluang baru bagi OLX untuk bisa benar-benar bermain di area ini dan terbukti akhirnya berbuah manis juga untuk OLX bahkan dimasa pandemi. Dan ini menjadikannya sebagai inovasi bisnis di masa pandemi.

3. Sesuaikan portfolio produk

Taktik yang ketiga adalah kita perlu sesuaikan portfolio produk kita dengan kebutuhan pelanggan pada saat krisis. Contoh konkret adalah Sharp. Sharp memprediksi bahwa masyarakat Indonesia ditengah pandemi mereka tidak mau keluar dari rumah dan belanjanya dibatasi mungkin sebulan hanya dua kali atau paling tidak seminggu sekali. Maka mereka harus punya tempat untuk menyimpan semua barang belanjaannya seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan bahan makanan lainnya. Yang artinya penjualan dari kulkasnya akan naik karena kebutuhannya itu ada.

Dan ternyata benar, begitu mereka memproduksi kulkas dalam jumlah banyak penjualannya pun ikut banyak. Termasuk produk mereka yang terkait dengan Plasmacluster. Karena masyarakat di tengah pandemi itu juga memastikan bahwa udaranya juga harus sehat dan jauh dari bakteri, dari virus dan mereka investasi di produk-produk Plasmacluster itu. Maka kembali berbuah manis juga, bahkan di masa pandemi mereka masih bisa mencetak keuntungan.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

4. Optimalkan teknologi digital

Taktik inovasi bisnis di masa pandemi yang keempat adalah kita perlu mengoptimalkan penggunaan teknologi digital. Kalau ini kayaknya obvious ya! Apalagi ditengah pandemi yang dimana susah untuk bisa bertemu orang secara langsung. Nah untung Allianz ini sudah jauh hari mereka mengembangkan teknologi digitalnya. Begitu masuk ke masa pandemi orang akhirnya tetap masih bisa berinteraksi dengan Allianz bahkan mereka masih bisa mengajukan polis asuransi menggunakan aplikasi digital ini. 93% pengajuan polis itu terjadi terjadi di kanal digitalnya selama masa pandemi. Komunikasi ke nasabah 90% juga melalui digital dan penerbitan polis 42% juga melalui jalur elektronik. Dan wajar kalau di kuartal kedua 2020 Allianz mencatatkan pencapaian positif dengan perolehan premi yang signifikan 6,65 Triluin Rupiah.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

5. Eksperimentasi channel baru sebagai inovasi bisnis di masa pandemi

Taktik yang ke-5 adalah kita harus eksperimentasi dengan modal penjualan yang tidak biasa. Contohnya MAP (Mitra Adi Perkasa) ini adalah grup yang menaungi banyak sekali brand-brand retail baik brand internasional ataupun lokal di Indonesia. Mereka menyadari dengan mall yang ditutup itu membuat penjualan retail mereka drop habis. Maka mereka fokus berjualan lewat kanal digitalnya dan mereka investasi di kanal digital itu. Dan mereka melihat pertumbuhan di kanal digital itu sangat baik bahkan setelah mall dibuka lagi pun yang penjualan lebih tetap terus naik.

Baca Juga :  Inilah Peluang Jadi Distributor Tanpa Modal Yang Menguntungkan

Tapi mereka sadar bahwa dengan seperti itu tidaklah cukup, maka mereka eksperimentasi lagi dengan cara-cara inovasi bisnis di masa pandemi yang lain. Mereka akhirnya tidak hanya fokus di mall, mereka juga mencari yang non tradisional yang ada di luar mall .Bahkan mereka eksperimentasi untuk punya drivethru retail, free standing store dan lain sebagainya. Intinya adalah kita tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh customer kita dan bagaimana mereka merasa nyaman berinteraksi. Oleh karena itu kita harus mencoba berbagai metodologi sampai kita menemukan pola yang paling pas. Yang itu bisa nyaman dilakukan oleh customer kita dan kita masih tetap bisa hidup melalui jalur itu.

6. Sesuaikan paket penawaran

Taktik inovasi bisnis di masa pandemi yang keenam adalah kita perlu menyesuaikan paket harga kita dengan situasi dari pelanggan. Contohnya ini Marquee. Marquee ini adalah perusahaan yang menyediakan office space yang biasanya dia menyewakannya permeter. Nah di masa pandemi atau krisis yang tidak pasti itu kan orang tidak mau atau ragu untuk ambil investasi jangka panjang. Jadi kalau misalnya kita sudah sewa misalnya 1000 m tapi ternyata saya harus mengurangi tenaga kerja itu sangat rugi kan. Akhirnya mereka mengubah paket harganya bukan per meter tapi per orang. Dan itu bisa fleksibel tiap bulan bisa diganti sesuai dengan permintaan.

Misalnya saya punya 50 karyawan bulan ini, bulan depan berkurang jadi 20 ya sudah bayar 20 saja. Ternyata bulan depannya lagi naik 50 ya bayar sesuai jumlahnya. Ternyata fleksibilitas itu yang memang menjawab permasalahan dari customer dan Marquee masih tetap bisa melakukan penjualan bahkan di masa pandemi.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

7. Modifikasi produk atau layanan

Inovasi bisnis di masa pandemi yang ke-7 adalah kita mungkin perlu memodifikasi produk atau layanan kita supaya kita bisa addressing concern dari pelanggan kita. Contohnya adalah di industri hospitality, hotel khususnya. Yang pada masa pandemi itu hotel cukup terkena dampak. Akhirnya mereka punya kreatifitas dan invoasi bisnis di masa pandemi, mereka punya paket staycation namanya. Dimana sadar bahwa banyak orang yang sudah mulai jenuh ada di rumah dan mereka mau cari suasana baru tetapi mereka tidak ingin terlalu mahal. Mereka masih mau aman dari covid dan akhirnya mereka membuat staycation.

Jadi hotel menyewakan kamar untuk jangka waktu yang lama dan dengan harga yang lebih murah. Mereka membatasi jumlah orang yang bermalam di hotel itu dan menjadi lebih privat hotelnya supaya orang nyaman bermalam disana. Bahkan ada hotel yang menawarkan WFH tapi hanya itu bukan Work From Home tapi Work From Hotel. Untuk memaksimalkannya mereka menyediakan Wifi yang kencang, fasilitas kerja yang baik dan lain sebagainya. In case jika kamu bosan kerja dirumah, kerja di hotel saja deh seperti itu. Hal tersebut menjadi strategi inovasi bisnis di masa pandemi yang dilakukan oleh hospitality.

Baca Juga :  Review MIFX, Platform Trading Forex dan Kelebihannya

8. Ubah Cara kerja Tim

Bukan hanya sekedar mengubah produk kita ,layanan kita, atau bisnis model kita maupun pendekatan kita ke customer. Kitapun harus mengubah bagaimana tim kita bekerja dan juga pola kerja mereka. Kami berikan contoh bukan dari perusahaan multinasional ataupun swasta nasional, kami berikan contoh strategi inovasi bisnis di masa pandemi dari instansi pemerintah Direktorat Jendral Pajak yang mungkin bisa dikatakan sangat tradisional. Tetapi merekapun juga mengalami krisis pandemi dan secara signifikan mereka melakukan perubahan terhadap pola kerja dari karyawannya. Pegawainya dan pola kerjanya semuanya pindah ke dalam bentuk digital. Ada yang di rumah, ada yang di kantor kemudian flow kerjanya juga diubah. Dokumen disimpan di server yang semuanya dapat mengaksesnya dengan mudah tetapi securitynya juga tinggi.

Selain itu di saat yang sama juga memungkinkan bahwa protokoler kesehatan tetap terjaga. Intinya adalah anda juga harus memastikan bahwa tim anda bekerja dengan cara yang paling efektif di tengah situasi yang tidak menentu dan digital menjadi tools yang harus anda adopsi.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

9. Bermain di pasar yang hidup

Taktik inovasi bisnis di masa pandemi yang terakhir adalah kita harus main di pasar yang masih hidup. Kenapa ini penting? Karena banyak dari kita yang memang seperti sudah mati kutu. Kenapa? Karena marketnya mati dan mereka tidak bisa beli produk kita lagi. Contohnya adalah BGR (PT Bhanda Ghara Reksa) ini perusahaan ekspedisi besar yang biasa melayani B2B (business to business). Tapi ternyata bisnis yang menjadi kliennya mereka itu tidak beroperasi lagi dimasa krisis atau di masa pandemi.

Lantas bagimana? Sudah mati marketnya dia dan akhirnya dia cari market baru saja. Akhirnya mereka menemukan government itu ternyata masih hidup. Proyek-proyek pemerintah dari Kementerian Koperasi, UKM itu masih hidup ternyata. Dan mereka juga melihat bahwa UKM yang yang ada di kota besar itu juga masih menggeliat, masih ada bisnisnya. Kenapa tidak kita melayani mereka saja? Dan bayangkan BGR perusahaan besar yang biasanya melayani B2B itu pindah ke B2G tapi kemudian dia melayani UKM itu yang luar biasa. Mereka membantu petani-petani yang ada di daerah supaya bisa membawa hasil panennya ke UKM yang ada di Jakarta.

Kenapa? Karena mereka menemukan petani itu kerepotan untuk untuk menyalurkan dan mendistribusikan produknya ke Jakarta. Karena ada batasan jalur darat ketika itu banyak ditutup dimana-mana. Sementara kalau perusahaan logistik masih boleh lewat jalan tol. Dan akhirnya itu yang dilayani oleh BGR dan setidaknya BGR masih bisa selamat. Dan dimasa pandemi yang kita cari yaitu kita harus aman dulu kan? Harapannya nanti kita bisa ketemu peluang bisnis baru untuk kita bisa bertumbuh.

inovasi bisnis di masa pandemi
inovasi bisnis di masa pandemi

Penutup

Nah itulah tadi 9 taktik inovasi bisnis di masa pandemi yang bisa mengakali krisis. Semoga anda bisa menemukan paling tidak satu dari sembilan ini yang bisa bekerja untuk bisnis anda di industri anda. Mungkin harus kombinasi beberapa diantaranya, sehingga anda bukan hanya bisa survive di masa krisis tapi yang lebih baik lagi adalah bisa keluar dari krisis ini dan lebih kuat dibandingkan sebelumnya.

Semoga artikel ini bermanfaat!