reksadana saham

Pengertian Reksadana Saham, Keuntungan,Risiko dan Tips Agar Kamu Tak Rugi

Kemajuan teknologi informasi kian bertumbuh pesat.  Demikian pula dalam bidang ekonomi dan investasi yang semakin mudah di lakukan. Reksadana saham merupakan salah satu wadah untuk Kamu yang berkeinginan menanam investasi. Apalagi dalam reksadana pemodal tidak harus mengeluarkan jumlah uang yang besar. Di bantu manajer investasi yang ahli tentu menjadi keuntungan lebih untuk Kamu yang belum terlalu paham mengenai dunia saham.

reksadana saham
Reksadana saham

Berikut Penjelasan Mengenai Pengertian,  Keuntungan,  Resiko,  dan Tips Jitu Terjun ke Reksadana Saham

1. Pengertian Reksadana Saham

Perlu diketahui reksadana terbagi menjadi beberapa bagian berbeda.  Sebut saja reksadana pasar uang,  saham,  pendapatan tetap dan campuran. Setiap jenis dari reksadana menawarkan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Reksadana saham itu sendiri tidak jauh berbeda dari jenis di atas. Fokus dalam kegiatan menginvestasikan uang Kamu dalam pembelian saham yang ditawarkan. Namun tidak semua saham bisa di beli . Sebab hanya yang terdapat di bursa efek Indonesia saja yang tersedia.

Tujuan pembatasan dari bursa efek itu bukan tanpa alasan.  Melainkan semata-mata ingin melindungi investor dari kesalahan memilih. Bila Kamu mampu menganalisis atau review dengan baik maka bukan tak mungkin keuntungan di jangka panjang dapat di peroleh di kemudian hari.

Investasi saham reksadana terbilang ramai di minati. Meski tergolong beresiko lebih besar tetapi bila pemilihan investigasi dilakukan dengan tepat maka bisa menjadi keuntungan jangka panjang. Jumlah saham pun di batasi untuk melindungi pemodal yang ada.  Di bantu oleh manajer investasi profesional menjadikan Kamu tak perlu risau bila masih belum terlalu paham tentang investasi saham.

reksadana saham
Reksadana saham

2. Keuntungan investasi di reksadana saham

Kegiatan investasi menjanjikan keuntungan yang menjanjikan. Namun hal itu hanya bisa di raih bila mana Kamu pandai dalam memilih bursa saham yang tepat. Nah reksadana saham menawarkan nilai lebih yang mana uang Kamu akan di kelola dalam pembelian saham yang prospek dengan bantuan manajer investasi. Jadi para awam pun akan begitu terbantu dengan hal ini. Peran para ahli demikian sedikit banyaknya akan memudahkan dalam setiap langkah ke depannya untuk Anda. Namun selalu ingat dan sabar bahwa keuntungan saham reksadana hanya bisa diperoleh signifikan pada sekitar 15 tahun.

Baca Juga :  Ketahui Cara Menghitung Persentase Kepemilikan Saham dengan Benar

Keuntungan kedua melakukan investasi di reksadana saham ialah lebih efisien dalam waktu.  Dalam memilih bursa saham tentu bukan sesuatu yang mudah. Ada banyak aspek yang harus Kamu cermati dan ketahui. Adanya manajer investasi dan tim ahli membantu dalam efisiensi waktu pemodal. Untuk itu reksadana menjadi tempat yang sempurna untuk Kamu yang sulit untuk membagi waktu. Jam kerja padat bukan lagi jadi alasan untuk tetap berinvestasi.

Lebih jauh,  pemodal juga dapat mulai berinvestasi dengan modal yang kecil. Jadi Kamu tidak perlu takut lagi untuk terjun dalam dunia investasi. Kendati keuntungan terkesan lama tetapi paling tidak ada tabungan investasi yang bisa saja siap memberikan keuntungan menggiurkan di masa mendatang. Jumlah modal yang dikeluarkan untuk investasi maka itu juga yang menentukan hasil keuntungan yang bisa di dapatkan.

3. Resiko Investasi di Reksadana Saham

Terjun dalam dunia investasi tidak hanya berpotensi menguntungkan saja.  Adapun kamu juga harus siap dengan resiko yang bisa terjadi. Maka dari itu di butuhkan rencana yang matang dan pemodal harus siap dengan segala risiko. Apalagi reksadana saham juga memiliki tingkat resiko yang terbilang tinggi sebut saja seperti resiko likuiditas. Kondisi tersebut timbul ketika manajer investasi gagal dalam menyediakan dana cash penjualan investor.

Resiko lain dari reksadana saham ialah penurunan harga efek meliputi obligasi, saham dan lain-lain. Hal ini sebetulnya merupakan resiko paling umum dalam investasi. Bila mana terjadi penurunan harga efek maka berpengaruh pula terhadap nilai investasi investor. Meski begitu harga saham juga memiliki kemungkinan besar untuk meningkat di kemudian hari. Jadi Kamu tidak perlu terlalu panik selama pemilihan reksadana dengan tepat. Lagi pula jumlah kerugian pun tidak langsung berkurang drastis bila mana terjadi kondisi yang tak terduga tersebut.

Baca Juga :  9 Strategi Inovasi Bisnis Di Masa Pandemi Untuk Mengakali Krisis

Satu lagi resiko paling berbahaya dari investasi saham reksadana. Resiko itu ialah terjadinya wanpresasti. Hal ini terjadi apabila perusahaan asuransi tidak mau mengganti rugi portofolio reksadana. Padahal kejadian mendesak sedang terjadi misalnya bencana alam sehingga berpengaruh terhadap nilai saham. Resiko ini jelas menjadi kerugian tersendiri bagi para investor.

Tujuan investor menanam modal investasi adalah mendapatkan keuntungan pertumbuhan saham yang di pilih. Namun perlu diketahui bahwa tumbuh kembang nilai saham demikian berpengaruh erat dengan kondisi global ataupun nasional yang sedang terjadi. Keadaan ekonomi dan politik di dunia mempengaruhi nilai pasar saham. Maka dari itu besar kemungkinan nilai tersebut naik atau turun mendadak ketika terjadi pengaruh ekonomi atau politik di global.

Resiko terakhir lainnya yakni  pertangguhan harta atau kekayaan dari reksadana saham. Perlu diketahui bahwa pihak reksadana mengajukan segala bentuk kekayaannya kepada pihak asuransi. Hal itu sendiri bertujuan untuk melindungi dari segala kemungkinan buruk tak terduga misalnya bencana alam atau kerusuhan. Efek dari pertangguhan itu juga mempengaruhi nilai dari investasi saham.

reksadana saham
Reksadana saham

4. Tips Agar kamu Tidak Rugi dalam Reksadana Saham

Sebelum memulai investasi,  Kamu perlu menemukan langkah jitu dalam pemilihan saham. Salah-salah investor kurang memperhatikan karena terburu-buru memilih jenis saham. Padahal perlu diketahui bahwa investasi reksadana saham baru memberikan keuntungan saat jangka panjang. Jadi investor tidak bisa menganalisis berdasar kinerja reksadana dalam waktu dekat seperti satu tahun.

Maka dari langkah paling tepat dari investor sebelum berinvestasi ialah dengan melakukan review kinejra reksadana. Namun jangan salah bahwa yang harus Kamu review adalah kinerja sebelumnya dalam waktu panjang. Mengingat keuntungan investasi di reksadana baru di peroleh pada 10-15 tahun maka dari itu Kamu harus meriview dalam jangka lama sebelumnya. Biasanya manajer investasi juga membantu memberikan data demikian paling tidak selama lima tahun kinerja reksadana.

Tips kedua yang harus Kamu perhatikan ialah mengenai keuntungan yang diperoleh dari investasi. Mulai dadi sekarang pemodal harus tahu bahwa untuk jangka panjang reksadana saham berpotensi memberi banyak keuntungan. Jadi bila mana investor menginginkan keuntungan dalam waktu dekat maka rencana tersebut tidak akan berhasil. Hal itu mengingat nilai return hanya bisa diperoleh dalam waktu panjang sekitar 10-15 tahun. 

Baca Juga :  Syarat Memperoleh Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah Tanpa Jaminan
reksadana saham
Reksadana saham

Tanya Jawab Seputar Reksadana Saham

Apa yang dimaksud reksadana saham?

Reksadana Saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk saham. Karena mayoritas portofolionya ada di efek saham, maka sifat dan pergerakan reksadana ini mirip dengan sifat dan pergerakan saham.

Apa bedanya saham dan reksadana saham?

Investasi saham langsung adalah Investasi yang dilakukan secara mandiri (investor mengelola dana dan membeli sesuai yang diinginkan). Sedangkan investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh perusahan aset manajemen dan investor tidak dapat leluasa memilih instrumen investasi saham.

Apa resiko dari reksadana?

Reksadana saham memiliki risiko tinggi karena saham bisa berfluktuasi dalam jangka pendek. Adapun reksadana pasar uang memiliki risiko rendah karena isinya deposito dan obligasi jatuh tempo kurang dari setahun. Likuiditas berkaitan dengan pencairan reksadana.

Reksadana apa yang cocok untuk pemula?

Reksadana yang Bagus untuk Pemula
1. Reksadana Pasar Uang
2. Reksadana Pendapatan Tetap
3. Reksadana Campuran
4. Reksadana Saham
5. Reksadana Indeks
6. Reksadana Terproteksi

Apa itu Reksa Dana dan cara kerjanya?

Menurut Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 reksa dana adalah wadah yang digunakan masyarakat untuk menghimpun dana. Dana tersebut lantas dikelola sebagai investasi oleh manajer investasi ke dalam portofolio efek.

Reksadana termasuk investasi apa?

Pengertian reksadana adalah sebuah produk investasi dalam bentuk kumpulan dana yang dikelola sebagai modal investasi untuk dikonversikan ke dalam berbagai jenis produk, seperti saham, obligasi, serta produk keuangan dan investasi lainnya.

Apakah reksadana itu halal?

Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 20/DSN-MUI/IV/2001, disebutkan bahwa hukum reksadana syariah adalah mubah (diperbolehkan).

Apakah uang di reksadana bisa hilang?

Kalau di reksadana saham kemungkinan uang hilang sama sekali, dalam artian hilang 100%, adalah nyaris tidak mungkin. Karena satu produk reksadana saham biasanya sudah men-diversifikasi ke banyak saham dalam portfolionya, sehingga tidak hanya memegang satu atau dua saham saja.

Penutup

Itu dia beberapa penjelasan mengenai pengertian reksadana saham,  keuntungan,  risiko dan tips jitu agar tidak rugi dalam berinvestasi saham reksadana. Menjadi investor bukanlah sesuatu yang mudah. Butuh kesabaran, ketelitian dan pengamatan yang jitu agar tak salah pilih.  Ada pun Kamu juga harus sabar terkait keuntungan yang diperoleh. Seperti yang di ketahui bahwa investasi saham reksadana dianjurkan untuk pemodal yang ingin memperoleh keuntungan di jenjang waktu yang lama.