Cara bikin lowongan kerja

Panduan Cara Bikin Lowongan Kerja Yang Benar

14 views
Bagikan artikel ini

Ketika perusahaan sedang membutuhkan pegawai baru, maka perusahaan tersebut akan membuat lowongan kerja berupa brosur yang ditempel di papan informasi Dinas Ketenagakerjaan atau iklan yang diterbitkan di koran atau memposting iklan lowongan pekerjaan di website/social media. Membuat lowongan kerja tidak boleh sembarangan. Semua informasi harus jelas di dalam lowongan kerja tersebut namun disampaikan dengan kalimat yang singkat. Maka, berikut cara bikin lowongan kerja yang benar.

Beberapa Cara Bikin Lowongan Kerja yang Benar

1. Judul lowongan kerja

Ketika membuat lowongan kerja, jangan membuat judul yang terlalu panjang. Anda bisa membuat judul hanya dengan 5 kata, singkat namun jelas. Judul lowongan kerja yang terlalu panjang akan membuat calon kandidat pelamar menghiraukan lowongan kerja yang Anda buat. Cukup tuliskan posisi/jabatan kerja yang sedang Anda butuhkan dalam 5 kata tersebut.

Pasalnya, cara bikin lowongan kerja diawali dengan membuat judul lowongan kerja yang singkat dan jelas akan lebih banyak menarik banyak calon kandidat pelamar untuk melamar lowongan kerja yang Anda buat. Pastikan juga judul lowongan kerja Anda mudah dipahami sehingga calon kandidat pelamar langsung bisa menangkap isi dari lowongan kerja tersebut.

Gunakan judul dengan tata bahasa yang baik dan disesuaikan dengan nuansa perusahaan Anda. Seperti misalnya, perusahaan membuka lowongan pekerjaan untuk posisi customer service sebuah kantor marketplace, dengan nuansa kekeluargaan yang tidak begitu formal, maka Anda bisa menyesuaikan seperti apa judul lowongan kerja tersebut.

Dengan membuat judul dengan tata bahasa yang baik dan sesuai nuansa perusahaan, maka Anda pasti akan mudah mendapatkan kandidat yang tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang Anda buka. Cara bikin lowongan kerja dengan teknik penulisan judul yang tepat akan membuahkan hasil mendapatkan kandidat yang tepat pula.

Cara bikin lowongan kerja
Cara bikin lowongan kerja

2. Logo perusahaan

Logo menjadi simbol penting yang harus disisipkan di lowongan kerja yang Anda buat. Karena dengan adanya logo perusahaan, lowongan kerja tersebut bisa dipercaya kebenarannya. Setiap perusahaan memiliki logo perusahaan yang berbeda satu sama lain. Sehingga logo perusahaan bersifat wajib untuk disertakan di dalam lowongan kerja.

Cara bikin lowongan kerja ini merupakan salah satu bukti bahwa perusahaan yang membuka lowongan kerja bukanlah perusahaan abal-abal yang hanya mencari keuntungan semata. Karena banyak sekali lowongan pekerjaan yang tidak menampilkan logo perusahaan ternyata hanya perusahaan abal-abal dengan dalih mencari kandidat padahal hanya penipuan saja.

Cara bikin lowongan kerja
Cara bikin lowongan kerja

3. Deskripsi berupa informasi singkat perusahaan

Selain logo perusahaan, deskripsi berupa informasi singkat perusahaan juga penting untuk disertakan di dalam lowongan kerja. Tujuannya yakni mengenalkan seperti apa perusahaan tersebut, misalnya saja perusahaan bergerak di bidang apa, sudah berapa lama perusahaan tersebut berdiri, serta informasi singkat lainnya seputar perusahaan.

Cara bikin lowongan kerja harus disiasati dengan teknik penulisan informasi yang bisa dipercaya kebenarannya. Pastikan Anda menulis informasi perusahaan dengan benar, jangan dibuat-buat dan jangan menulis informasi bohong seputar perusahaan. Biasanya, calon kandidat pelamar akan mengecek kebenaran informasi perusahaan sebelum melamar.

Tampilkan informasi perusahaan dengan sebenar-benarnya agar calon kandidat tertarik untuk melamar lowongan pekerjaan yang Anda buat. Calon kandidat bisa menilai bahwa perusahaan Anda baik atau tidaknya melalui informasi singkat perusahaan disertai dengan logo perusahaan.

Informasi singkat perusahaan juga harus disertai dengan nomor narahubung/contact person/HRD yang bisa dihubungi oleh calon kandidat pelamar untuk menanyakan seputar lowongan kerja. Tidak hanya itu saja, cantumkan juga nama, alamat email, serta alamat kantor dengan benar supaya calon kandidat tahu kemana dia akan mengirim lamaran kerjanya.

Cara bikin lowongan kerja
Cara bikin lowongan kerja

4. Posisi yang dibutuhkan dan deskripsi pekerjaannya

Cara bikin lowongan kerja harus mencantumkan posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan mencantumkan posisi, maka akan mengurangi pertanyaan dari calon kandidat pelamar. Selain posisi, Anda juga harus menuliskan deskripsi mengenai pekerjaan tersebut. Di dunia kerja, istilah deskripsi pekerjaan sering dikatakan dengan nama ‘jobdesk’.

Dengan mencantumkan posisi serta jobdesk, maka perusahaan akan terbantu untuk menemukan kandidat yang tepat. Biasanya sebelum melamar pekerjaan, calon kandidat pelamar akan membaca posisi dan jobdesk yang ditampilkan di lowongan kerja. Melamar atau tidaknya akan mereka lihat dahulu dari kemampuan yang mereka miliki.

Cara bikin lowongan kerja didasarkan pada kemampuan atau skill yang dimiliki oleh calon kandidat pelamar akan menentukan apakah mereka bisa mengikuti jobdesk yang telah disebutkan di lowongan kerja tersebut. Calon kandidat pelamar yang merasa tidak memiliki kemampuan sesuai jobdesk, biasanya tidak akan melamar lowongan kerja tersebut.

Perusahaan biasanya akan mengutamakan kandidat pelamar berdasarkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan atau pendidikan terakhir maupun jurusan kuliah yang sesuai dengan posisi tersebut. Hal tersebut dilakukan supaya perusahaan dapat lebih cepat menemukan kandidat yang tepat dan tidak membuang-buang waktu.

Cara bikin lowongan kerja
Cara bikin lowongan kerja

5. Benefit yang akan didapatkan

Hal ini merupakan cara bikin lowongan kerja yang mampu menarik banyak calon kandidat pelamar. Benefit menjadi sebuah daya tarik tersendiri karena merupakan pertimbangan utama bagi para calon kandidat pelamar. Benefit akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari maupun kehidupan kerja para calon kandidat pelamar jika diterima kerja nantinya.

Biasanya, benefit yang dicantumkan di lowongan kerja berupa gaji pokok, asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan, uang transportasi, fasilitas kantor seperti motor atau mobil untuk posisi tertentu, ada atau tidaknya jenjang karir, ada atau tidaknya makan gratis dari kantor misal 1x atau 2x, hingga fasilitas uang transportasi.

6. Kisaran gaji yang didapat

Poin ini bersifat opsional karena terkadang kisaran gaji menimbulkan membludaknya pelamar kerja yang tidak sesuai kriteria. Mereka hanya tertarik dengan kisaran gaji yang ditampilkan di lowongan kerja tanpa mempedulikan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Positifnya, perusahaan akan terhindar dari persepsi buruk tentang pemerasan tenaga karyawannya saja namun tidak sebanding dengan gaji yang mereka dapatkan.

7. Hari dan jam kerja

Cara bikin lowongan kerja yang benar adalah perusahaan perlu mencantumkan hari dan jam kerja untuk posisi yang dibutuhkan. Hal ini penting supaya calon kandidat pelamar mengetahui hari apa saja dan jam berapa dia harus bekerja di perusahaan Anda. Cantumkan juga kapan saja hari liburnya supaya lowongan kerja yang Anda buat benar-benar jelas.

8. Deadline pengiriman lamaran kerja

Perusahaan perlu untuk mencantumkan deadline atau tenggat waktu pengiriman lamaran kerja supaya para calon kandidat pelamar tahu bahwa lowongan tersebut masih buka atau tidak. Dengan mencantumkan deadline pengiriman lamaran kerja, maka HRD juga tidak akan kewalahan dengan banyaknya lamaran kerja yang harus di filtrasi.

Selain itu, deadline pengiriman lamaran kerja juga akan memudahkan proses perekrutan karyawan sesuai dengan jadwalnya. Setelah proses filtrasi lamaran kerja selesai, HRD bisa langsung melakukan proses perekrutan selanjutnya seperti interview, test psikologi, dan sebagainya. Cara bikin lowongan kerja dengan mencantumkan poin ini terbukti lebih efektif.

Cara bikin lowongan kerja
Cara bikin lowongan kerja

Penutup

Itu adalah cara bikin lowongan kerja yang benar. Membuat lowongan kerja mungkin terlihat seperti urusan yang sepele, namun nyatanya ada berbagai macam faktor yang akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas kandidat yang melamar. Dengan membuat lowongan kerja dengan tepat, perusahaan bisa memperoleh refrensi dengan baik tentang kandidat yang akan melamar kerja.