istilah dalam jual beli saham

Inilah 10 Istilah dalam Jual Beli Saham yang Wajib Dipahami Para Investor Pemula

Bagi seseorang atau mungkin Anda di rumah yang tertarik untuk terjun dalam dunia investasi saham, maka wajib untuk mengenal dan memahami beberapa istilah dalam jual beli saham terlebih dahulu. Hal ini dilakukan, agar nantinya kegiatan investasi bisa berjalan dengan lancar dan mampu menghasilkan keuntungan maksimal di dalamnya. Penasaran apa saja kira-kira istilah penting yang harus dipelajari dan dipahami mengenai jual beli saham, berikut ini ulasan menarik untuk Anda.

istilah dalam jual beli saham
Istilah dalam jual beli saham

Apa Saja Istilah dalam Jual Beli Saham?

Ketika seseorang memutuskan untuk berinvestasi di bursa efek, terkadang ada banyak sekali istilah dalam jual beli saham yang membingungkan bagi para investor pemula. Yang mana, istilah ini sering kali digunakan untuk membantu para investor dalam melakukan penanaman dana ke instrumen saham yang dipilihnya. Pada dasarnya, istilah dalam kegiatan investasi saham ini merupakan istilah paling umum yang sering digunakan di sebagian besar pasar modal yang ada di berbagai negara.

Dengan Anda mengetahui dan memahami istilah dalam jual beli saham tersebut, maka akan memudahkan dalam proses komunikasi di antara pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Selain itu, Anda juga nantinya akan lebih mudah dalam melakukan proses transaksi jual beli saham tersebut. Bagi Anda yang penasaran apa saja istilah penting dalam kegiatan jual beli saham, maka bisa melihat beberapa istilah yang ada di bawah ini.  

Baca Juga :  Apa Itu Trading Plan: Pengertian, Cara Membuat, dan Pentingnya Trading Plan

1. Perusahaan Sekuritas / Broker

Istilah dalam jual beli saham pertama, yakni ada perusahaan sekuritas atau disebut juga dengan istilah broker. Yang mana, istilah ini diartikan sebagai pihak perantara antara investor dan juga pasar modal dalam memudahkan melakukan transaksi jual beli saham. Dalam membeli ataupun menjual saham, Anda bisa meminta bantuan perusahaan sekuritas yang memang sudah memiliki wewenang dalam melakukan transaksi tersebut.

2. Saham Blue Chip

Berikutnya, ada istilah dalam jual beli saham bernama saham blue chip yang diartikan sebagai saham lapis satu dengan harga tinggi, volatilitas rendah dan fundamental perusahaan yang kuat. Biasanya, saham ini menawarkan kapitalis pasar dengan angka mencapai di atas kisaran Rp 10 triliun. Sehingga, tidak heran jika saham ini dikatakan memiliki peran penting dalam menggerakkan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).

3. Saham Middle Cap

Saham middle cap / saham lapis kedua, umumnya dikenal sebagai istilah dalam jual beli saham yang memiliki performa baik dan cukup liquid. Meski demikian jika dilihat dari segi kapitalisasi pasarnya, saham jenis ini masih kalah dengan jenis saham blue chip. Bahkan, harga saham ini cukup cenderung lebih murah dibandingkan saham blue chip.

istilah dalam jual beli saham
Istilah dalam jual beli saham

4. Saham Small Cap

Dikenal juga sebagai saham lapis ketiga / saham gorengan, istilah dalam jual beli saham satu ini memiliki kapitalisasi pasar yang cukup rendah. Oleh karena itulah, tak jarang saham ini dikatakan sangat mudah untuk dimanipulasi. Tidak hanya itu saja, saham small cap juga sering kali mengakibatkan pergerakan harga saham menjadi fluktuatif.

5. Capital Gain

Banyaknya orang yang memutuskan untuk berinvestasi, tentu memiliki tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan di dalamnya. Dalam hal ini, istilah dalam jual beli saham capital gain sendiri dijelaskan sebagai keuntungan modal yang diperoleh oleh para investor. Pada perhitungannya, capital gain akan diperoleh dengan cara mencari selisih dari harga jual dan harga beli saham itu sendiri.

Baca Juga :  5 Tips Berbisnis Properti Tanpa Modal yang Sukses

6. Bursa Efek

Istilah bursa efek, sering kali diartikan sebagai suatu pihak yang di dalamnya menawarkan sistem dan sarana untuk melangsungkan kegiatan perdagangan saham. Sistem dan sarana yang ditawarkan disini, biasanya akan digunakan oleh para penjual maupun pembeli saham di dalamnya. Adapun istilah dalam jual beli saham satu ini, juga sering kali dikenal dengan sebutan bursa saham dan pasar saham.

7. Buy & Sell

Buy & sell juga merupakan istilah dalam jual beli saham yang perlu Anda pahami, lantaran diartikan sebagai proses pembelian dan penjualan lembar saham dalam periode waktu tertentu. Ketika membeli saham / buy, Anda nantinya akan masuk ke bursa efek dan membeli lembar saham. Sedangkan ketika Anda menjual saham / sell, biasanya karena membutuhkan dana cir, tren saham sedang menurun dan lain-lain.

istilah dalam jual beli saham
Istilah dalam jual beli saham

8. Indeks Harga Saham

Termasuk istilah dalam jual beli saham, indeks harga saham merupakan angka yang menunjukkan harga rata-rata dari beberapa perusahaan yang terdaftar di dalam satu indeks. Penting bagi investor mengetahui indeks harga saham, agar nantinya memperoleh gambaran mengenai performa perusahaan publik yang ingin mereka investasikan. Di Bursa Efek Indonesia, biasanya memiliki kurang lebih 34 indeks harga saham.

9. Dividen

Saat pertama kali berinvestasi, Anda wajib untuk mengetahui istilah dalam jual beli sahamberupa dividen satu ini. Dimana, istilah ini diartikan sebagai keuntungan yang diperoleh perusahaan dan dibagikan kepada para pemegang saham. Adapun pembagian dan besaran dividen, umumnya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan, bisa berupa uang ataupun saham.

10. Deposit

Terakhir, Anda juga akan menemukan istilah dalam jual beli saham lain berupa deposit. Istilah deposit satu ini, umumnya sering digunakan untuk menjelaskan mengenai penyimpanan uang ke dalam rekening saham (Rekening Dana Nasabah). Nantinya, setiap investor perlu memasukkan minimum dana ke dalam rekening ini sesuai dengan saham yang akan dibelinya nanti.

Baca Juga :  Macam-Macam Investasi Modal Usaha Yang Menguntungkan
istilah dalam jual beli saham
Istilah dalam jual beli saham

Tanya Jawab Seputar Istilah dalam Jual Beli Saham

Apa itu IPO dalam jual beli saham?

IPO, atau Initial Public Offering, adalah proses di mana sebuah perusahaan pertama kali menjual sahamnya kepada publik untuk mengumpulkan modal. Ini merupakan langkah pertama ketika saham perusahaan mulai diperdagangkan di bursa saham.

Bagaimana cara menghitung return on investment (ROI) dalam investasi saham?

ROI dihitung dengan mengurangkan biaya investasi dari keuntungan yang diperoleh, kemudian membaginya dengan biaya investasi awal, dan mengalikan dengan 100%. Rumusnya adalah [(Keuntungan – Biaya Investasi) / Biaya Investasi] x 100%.

Apa perbedaan antara saham preferen dan saham biasa?

Saham preferen memberikan pemegangnya hak untuk menerima dividen sebelum pemegang saham biasa. Pemegang saham preferen juga memiliki prioritas yang lebih tinggi dalam hal pembagian aset jika perusahaan bangkrut, tetapi biasanya tidak memiliki hak suara seperti saham biasa.

Apa itu blue chip stock dalam konteks jual beli saham?

Saham blue chip merujuk kepada saham dari perusahaan yang telah mapan, memiliki catatan keuangan yang kuat, dan dianggap sebagai investasi yang relatif stabil. Biasanya, saham blue chip datang dari perusahaan besar dan dikenal di seluruh industri.

Apa yang dimaksud dengan stop-loss order dalam jual beli saham?

Stop-loss order adalah instruksi yang diberikan oleh seorang investor kepada pialang untuk menjual sahamnya secara otomatis ketika harga saham tersebut mencapai atau turun ke bawah suatu level tertentu. Ini bertujuan untuk melindungi investor dari kerugian yang besar.

Demikianlah tadi 10 istilah dalam jual beli saham yang wajib Anda ketahui dan pahami, sebelum nantinya memutuskan untuk terjun dalam dunia investasi saham. Dengan memahami istilah-istilah penting tersebut, maka kegiatan investasi yang dilakukan akan berjalan dengan lancar.