fomo

Apa itu FOMO? Pengertian dan Cara Mengatasinya

Di seputarkerja.id, telah ditekankan bahwa sikap FOMO atau takut ketinggalan dan tamak harus dihindari dalam trading atau investasi. Hal ini dikarenakan FOMO dan rakus dapat menyebabkan investor atau trader untuk membuat keputusan tanpa dasar yang logis.            

fomo
FOMO (Fear of Missing Out)

Apa itu FOMO

Apa itu FOMO? FOMO adalah singkatan dari Fear Of Missing Out. Ini merujuk pada rasa cemas atau kekhawatiran akan kehilangan kesempatan atau kesenangan yang dirasakan oleh seseorang karena mereka tidak berpartisipasi dalam suatu kegiatan atau peristiwa. FOMO sering terkait dengan teknologi, terutama media sosial, di mana orang-orang dapat melihat apa yang dilakukan teman-teman mereka dan merasa ketinggalan jika tidak ikut serta dalam hal yang sama.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan FOMO dan bagaimana ia menjadi fenomena yang sering ditemukan di era internet saat ini? Mari kita bahas!

Penyebab FOMO

FOMO (Fear of Missing Out) dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah:

  • Teknologi: Keberadaan internet dan media sosial yang semakin mudah diakses membuat kita terus-menerus diingatkan tentang apa yang sedang terjadi di sekitarnya, sehingga membuat kita merasa khawatir melewatkan sesuatu yang penting.
  • Perbandingan sosial: Melalui media sosial, kita sering melihat orang lain yang dianggap lebih sukses dalam investasi, pekerjaan, atau kehidupan pribadi lainnya, yang dapat membuat kita merasa rendah diri dan merasa khawatir melewatkan kesempatan yang sama.
  • Ketidakpastian: Kondisi ekonomi yang tidak stabil atau perubahan pasar yang cepat dapat menyebabkan ketidakpastian dan meningkatkan rasa khawatir akan melewatkan kesempatan yang baik.
  • Kebutuhan untuk selalu mengikuti tren: Terkadang, FOMO muncul karena keinginan untuk selalu mengikuti tren dan tidak ingin ketinggalan dari apa yang sedang populer.
  • Rasa rendah diri: FOMO juga dapat muncul dari rasa rendah diri yang diakibatkan dari perasaan tidak percaya diri atau tidak puas dengan keadaan saat ini.
Baca Juga :  Ini Pentingnya VPS untuk Website Perusahaan Besar

Faktor-faktor tersebut dapat saling memperkuat satu sama lain dan memicu munculnya FOMO.

fomo
FOMO (Fear of Missing Out)

Bahaya Terkena FOMO

FOMO (Fear of Missing Out) dapat menyebabkan beberapa dampak negatif pada individu yang mengalami, di antaranya:

  • Stres dan ketegangan emosional
  • Ketidakpuasan dengan kehidupan saat ini
  • Kekhawatiran yang berlebihan
  • Keinginan yang tidak realistis
  • Kesulitan untuk fokus dan menikmati saat sekarang
  • Terputusnya hubungan sosial yang sehat
  • Kerugian finansial, karena berusaha mengejar kesempatan yang tidak realistis atau tidak sesuai dengan kebutuhan

Sedangkan kondisi ini dapat menyebabkan masalah dalam hubungan sosial, kesehatan mental, dan kesehatan finansial. Ada baiknya untuk lebih mengenal dan mengendalikan FOMO agar tidak menimbulkan masalah dalam kehidupan.

Ciri-Ciri Orang yang Terkena FOMO

Beberapa ciri yang umum ditemukan pada orang yang terkena FOMO adalah:

  1. Cepat membuat keputusan: Mereka cenderung untuk membuat keputusan dengan cepat tanpa melakukan riset atau mempertimbangkan segala faktor yang mungkin mempengaruhi keputusan tersebut.
  2. Merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian: Mereka cenderung merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian dan ingin selalu tahu apa yang terjadi di sekitar mereka.
  3. Mudah terpengaruh oleh opini orang lain: Mereka cenderung mudah terpengaruh oleh opini orang lain dan cenderung mengikuti tren yang sedang populer tanpa melakukan riset sendiri.
  4. Merasa cemas ketika melewatkan sesuatu: Mereka cenderung merasa cemas ketika melewatkan sesuatu, karena merasa khawatir akan melewatkan kesempatan atau keuntungan yang penting.
  5. Mudah merasa rendah diri: Mereka cenderung mudah merasa rendah diri ketika melihat orang lain yang dianggap lebih sukses atau berhasil dalam investasi atau aktivitas lainnya.
fomo
FOMO (Fear of Missing Out)

Cara Mengatasi FOMO

Lalu, bagaimana cara mengatasi FOMO dalam kehidupan finansial?

Baca Juga :  Langkat Tepat Klaim Asuransi Kendaraan Axa Mandiri
  1. Mendefinisikan tujuan keuangan jangka panjang: Membuat rencana keuangan jangka panjang akan membuat Anda merasa lebih tenang dan percaya diri dalam pengambilan keputusan finansial.
  2. Melakukan riset: Sebelum membuat keputusan finansial, pastikan untuk melakukan riset dan mengumpulkan informasi yang cukup sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.
  3. Berpikir dalam jangka panjang: Fokus pada tujuan jangka panjang dan jangan terlalu terpengaruh oleh pergerakan harga jangka pendek.
  4. Membatasi diri dari media sosial dan berita finansial: Cobalah untuk tidak terlalu sering melihat berita finansial atau mengecek sosial media untuk menghindari tekanan untuk selalu mengikuti tren terbaru.
  5. Berbicara dengan orang yang dipercayai: Diskusikan dengan orang yang dipercayai seperti keluarga, teman, atau financial advisor untuk mendapatkan perspektif yang berbeda dan saran yang bermanfaat.

Namun, untuk mengatasi FOMO dalam dunia trading, Anda dapat melakukan langkah berikut:

Cara mengatasi FOMO dalam trading adalah:

  1. Menerima diri sendiri dengan memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil diri, sadar bahwa investasi tidak selalu mengenai keuntungan, dan memilih jam trading yang sesuai dengan jadwal harian Anda.
  2. Membatasi penggunaan media sosial dengan cara tidak menggunakan aplikasi yang tidak penting, menggunakan aplikasi sesuai kegunaan, membatasi jam dan hari penggunaan, matikan notifikasi ponsel dan melakukan puasa media sosial.
  3. Membangun interaksi offline dengan bertemu secara langsung dengan orang yang dikenal melalui media sosial, ikut komunitas atau kursus offline sesuai minat, dan berinteraksi dengan teman dan keluarga secara offline.

Dalam mengatasi FOMO, penting untuk menyadari bahwa kita tidak selalu bisa selalu mendapatkan keuntungan atau selalu up to date dengan segala informasi, serta menemukan kebahagiaan dalam menghabiskan waktu sendiri dan dalam relasi offline yang positif.

Baca Juga :  Asuransi Kendaraan Tokio Marine yang Perlu Diketahui
fomo
FOMO (Fear of Missing Out)

Tanya Jawab Sepuar FOMO (Fear of Missing Out)

Kenapa FOMO bisa terjadi?

Fear of Missing Out atau FOMO adalah fenomena yang muncul akibat adanya penggunaan sosial media secara berlebihan. Berbagai faktor penyebab lainnya juga ikut andil di dalamnya.

Apa itu YOLO dan FOMO?

Fear of Missing Out (FOMO), bukan hanya dalam bentuk kekhawatiran akan tertinggal informasi. Kedua, You Only Live Once (YOLO) yaitu kesempatan hidup hanya sekali.

Apa dampak dari FOMO?

FOMO membawa dampak negatif, seperti rasa lelah, stres, depresi bahkan gangguan tidur. Melakukan “detoks” digital, artinya membatasi penggunaan media sosial dengan fakum untuk sementara waktu tidak mengakses atau menghindari akun media sosial.

Apakah FOMO termasuk gangguan jiwa?

Kecanduan media sosial dapat berdampak buruk, salah satunya sindrom Fear of Missing Out (FOMO).

Apakah FOMO bisa diatasi?

Cara mengatasi FOMO adalah mengurangi pikiran negatif. Contohnya media sosial membuat seseorang cenderung membandingkan diri sendiri dan orang lain. Langkah sederhana yang harus dilakukan adalah bersyukur pada kehidupan dan berpikir positif. Langkah ini membuat anda berpikiran lebih baik dan berpuas diri.

JOMO (Joy Of Missing Out)

Kebalikan dari FOMO adalah JOMO. JOMO adalah singkatan dari “Joy of Missing Out”, yang merujuk pada perasaan senang yang dirasakan ketika seseorang memutuskan untuk tidak ikut serta dalam suatu aktivitas atau acara.

JOMO berlawanan dengan FOMO (Fear of Missing Out), yang merujuk pada perasaan cemas yang dirasakan ketika seseorang khawatir akan melewatkan sesuatu yang penting atau menyenangkan. JOMO mengajak orang untuk menikmati waktu yang dia punya, lebih merasa nyaman dan menemukan kebahagiaan dalam menghabiskan waktu sendiri.